Laporan Pemeriksaan Kandungan Boraks Secara Kualitatif Pada Makanan
MATA KULIAH :
Penyehatan Makanan dan Minuman - A
DOSEN
: Khiki Purnawati Kasim, SST.,M.Kes
Disusun
Oleh :
MUHAMMAD REZKI
ZAHRAIN RAMLAN
PO.714221181.027
D.IV
II A
POLTEKKES
KEMENKES MAKASSAR
JURUSAN
KESEHATAN LINGKUNGAN
TAHUN
2020
LAPORAN
PEMERIKSAAN BORAKS SECARA KUALITATIF PADA MAKANAN
1.
Dasar Teori
Makanan adalah zat yang dimakan oleh makhluk hidup
untuk mendapatkan nutrisi yang kemudian diolah menjadi energi. Karbohidrat,
lemak, protein, vitamin, dan mineral merupakan nutrien dalam makanan yang
dibutuhkan oleh tubuh. Cairan yang dipakai untuk maksud ini sering disebut
minuman, tetapi kata 'makanan' juga bisa dipakai. Makanan yang dikonsumsi oleh
manusia disebut pangan, sedangkan makanan yang dikonsumsi oleh hewan disebut
pakan.
Kualitas suatu makanan dapat dinilai dari energi
makanan dan umur simpan yang dimilikinya. Konsumsi makanan secara tidak tepat
atau tidak cukup akan menyebabkan malnutrisi, yang dapat berujung pada berbagai
gangguan kesehatan. Selain itu, beberapa jenis makanan bisa memicu timbulnya
alergi makanan saat dikonsumsi oleh individu yang sensitif. Bahan makanan
diolah menjadi berbagai hidangan yang berbeda-beda dan menjadi ciri khas suatu
kebudayaan atau penduduk di lokasi geografis tertentu.
Boraks adalah campuran garam mineral konsentrasi
tinggi yang dipakai dalam pembuatan beberapa makanan tradisional, seperti karak
dan gendar. Sinonimnya natrium biborat, natrium piroborat, natrium tetraborat. Dalam
dunia industri, boraks menjadi bahan solder, bahan pembersih, pengawet kayu,
antiseptik kayu, dan pengontrol kecoa. Dalam bentuk tidak murni, sebenarnya
boraks sudah diproduksi sejak tahun 1700 di Indonesia, dalam bentuk air bleng.
Bleng biasanya dihasilkan dari ladang garam atau kawah lumpur.
Boraks ialah senyawa kimia yang begitu populer,
karna senyawa kimia boraks banyak di salahgunakan sebagai pengawet makanan.
Tetapi nama boraks itu sendiri sebenarnya
merujuk pada Natrium Tetraborat Na4B2O7 dan Natrium Tetraborat
Pentahidrat Na4B2O7.5H2O . Karna terbentuknya kristal air / H2O mudah pada
ruang. Menurut Kamus Kedokteran Dorland, boraks biasa dikenal sebagai bahan
pembasa preparat farmasi, Boraks juga digunakan sebagai bahan bakterisida lemah
dan astringen ringan dalam lotion.
Mengkonsumsi boraks dalam jumlah yang kecil tidak
berdampak besar bagi tubuh manusia, tetapi jika dalam mengkonsumsi dalam skala
besar bisa menyebabkan kerusakan jaringan tubuh. boraks yang dikonsumsi tubuh
akan menjadi asam borat , senyawa ini yang ketika dikonsumsi dalam tubuh
menyebabkan muntah, kerusakan ginjal, sakit perut dan otak.
Kunyit atau kunir, (Curcuma longa Linn. syn. Curcuma
domestica Val.), adalah termasuk salah satu tanaman rempah-rempah dan obat asli
dari wilayah Asia Tenggara. Tanaman ini kemudian mengalami penyebaran ke daerah
Malaysia, Indonesia, Australia bahkan Afrika. Hampir setiap orang Indonesia dan
India serta bangsa Asia umumnya pernah mengonsumsi tanaman rempah ini, baik
sebagai pelengkap bumbu masakan, jamu atau untuk menjaga kesehatan dan
kecantikan.
Kunyit tergolong dalam kelompok jahe-jahean,
Zingiberaceae. Kunyit dikenal di berbagai daerah dengan beberapa nama lokal,
seperti turmeric (Inggris), kurkuma (Belanda), kunyit (Indonesia dan Malaysia),
janar (Banjar), kunir (Jawa), koneng (Sunda), konyet (Madura), Kunyir
(Komering).
Kandungan utama kunyit adalah kurkumin dan minyak
atsiri yang berfungsi untuk pengobatan hepatitis, antioksidan, gangguan
pencernaan, anti mikrob, anti kolesterol, anti HIV, anti tumor (menginduksi
apostosis), menghambat perkembangan sel tumor payudara, menghambat ploriferasi
sel tumor pada usus besar, anti invasi, anti rheumatoid arthritis
(reumatik).Diabetes melitus, Tifus, Usus buntu, Disentri, Sakit keputihan; Haid
tidak lancar, Perut mulas saat haid, Memperlancar ASI; Amandel, Berak lendir,
Morbili, Cangkrang (Waterproken).
Pengujian kandungan boraks pada makanan dapat
dilakukan dengan ekstrak kunyit. Ekstrak kunyit dapat digunakan sebagai
pendeteksi boraks karena ekstrak kunyit tersebut mengandung senyawa kurkumin.
Kurkumin dapat mendeteksi adanya kandungan boraks pada makanan karena kurkumin
mampu menguraikan ikatan-ikatan boraks menjadi asam borat dan mengikatnya
menjadi kompleks warna rosa atau yang biasa disebut dengan senyawa boron cyano
kurkumin kompleks. Maka, ketika makanan yang mengandung boraks ketika ditetesi
oleh ekstrak kunyit akan mengalami perubahan warna menjadi merah kecoklatan.
2.
Tujuan Praktikum
Praktikum
ini bertujuan untuk :
- Mengetahui
kandungan boraks pada sampel makanan yang diperiksa.
- Mengetahui
kandungan kunyit yang dapat mendeteksi kandungan boraks pada sampel makanan
yang diperiksa.
3.
Alat dan Bahan
Alat
yang diperlukan pada praktikum ini adalah :
- Tusuk gigi
- Wadah/mangkok
Bahan
yang diperlukan pada praktikum ini adalah :
- Rimpang kunyit
- Tahu
4.
Waktu dan Tempat Praktikum
Waktu
:
Minggu, 19 April 2020
Tempat
:
Rumah
5.
Prosedur Kerja
- Pertama-tama,
siapkan alat dan bahan yang dibutuhkan untuk praktikum.
- Bersihkan kunyit
yang akan digunakan, kupas bagian kulit kunyit. Lalu, taruh kunyit yang telah
dibersihkan kulitnya ke dalam wadah.
- Kemudian, ambil
tahu yang akan diperiksa dan taruh di wadah.
- Lalu, ambil
tusuk gigi kemudian tusukkan ke kunyit, diamkan beberapa saat dan cabut tusuk
gigi tersebut, perhatikan warna awal dari ujung tusuk gigi.
- Setelah itu,
tusuk sampel tahu, diamkan beberapa saat, lalu cabut tusuk gigi tersebut,
perhatikan warna pada ujung tusuk gigi jika berubah menjadi warna orange
kemerahan berarti sampel makanan positif mengandung boraks.
- Catat hasil
praktikum yang telah dilakukan.
6.
Hasil Praktikum
Berdasarkan
hasil praktikum yang diperoleh, pada kedua sampel tahu yang saya periksa, hasil
keduanya adalah negative mengandung boraks.
7.
Analisa Hasil
Hasil
yang didapatkan pada kedua sampel adalah negative, hal ini dikarenakan pada
kedua ujung tusuk gigi yang ditusukkan ke kedua sampel tahu, warnanya tidak berubah
menjadi orange kemerahan, yang dimana warna orange kemerahan merupakan tanda
bahwa makanan positif mengandung boraks. Untuk itulah hasilnya negative, dan
mengapa kunyit dapat mendeteksi kandungan boraks pada makanan?Alasannya kunyit
mengandung senyawa kurkumin yang dimana zat ini dapat mendeteksi boraks pada
makanan yang diperiksa.
8.
Kesimpulan
Berdasarkan
kegiatan praktikum yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa :
- Boraks adalah
campuran garam mineral konsentrasi tinggi yang dipakai dalam pembuatan beberapa
makanan tradisional, seperti karak dan gendar. Senyawa kimia boraks banyak disalahgunakan
sebagai pengawet makanan.
- Hasil
pemeriksaan sampel tahu adalah negative mengandung boraks.
- Apabila kita
terus menerus mengkonsumsi makanan yang mengandung boraks, maka akan
mengakibatkan gangguan kesehatan yang berakibat buruk pada metabolism kita.
9.
Daftar Pustaka
https://id.wikipedia.org/wiki/Makanan (diakses pada Selasa, 21 April 2020, pukul : 13.48
Wita)
https://id.wikipedia.org/wiki/Boraks (diakses pada Selasa, 21 April 2020, pukul : 13.54
Wita)
Murjana,
Angga. 2020. Rumus Kimia Boraks, Sifat, Pengertian, Dan Bahaya Boraks, (Online), https://rumusrumus.com/rumus-kimia-boraks/ (diakses pada Selasa, 21 April 2020, pukul : 13.56
Wita)
https://id.wikipedia.org/wiki/Kunyit (diakses pada, Selasa, 21 April 2020, pukul : 14.04
Wita)
Zahra, Nabila.
2014. Menguji Kandungan Boraks pada Beberapa Makanan Menggunakan Kunyit, (Online),
https://bilazhr.wordpress.com/2014/11/15/menguji-kandungan-boraks-pada-beberapa-makanan-menggunakan-kunyit/ (diakses pada Selasa, 21 April 2020, pukul : 14.11
Wita)
10.
Lampiran
Alat dan Bahan yang diperlukan : rimpang kunyit,
sampel tahu, dan tusuk gigi

Laporannya sudah bagus dan sangat membantu untuk laporan pemeriksaan boraks pafa makanan 😊
BalasHapusTerima kasih...
HapusLaporannya lengkap dan mudah di pahamii
BalasHapuslaporannya sangat membantu buat referensi pengetahuan
BalasHapusTerima kasih..
Hapuslaporannya sudah bagus, bahasa yang digunakan juga mudah dipahami, dan sangat membantu untuk referensi tambahan pengetahuan. mohon maaf bila ada salah kata dan terima kasih sebelumnya^^
BalasHapusTerima kasih👍
Hapuslaporannya sangat membantu
BalasHapusTerima kasih..
HapusLaporannya sangat bagus dan lengkap juga mudah dipahami
BalasHapusTerima kasih👍
Hapusterimakasih sangat membantu
BalasHapusLaporannya sudah bagus apalagi dilengkapi dengan referensi dan lampiran yg membantu hasil :)
BalasHapusTerima kasih👍👍
HapusSangat lengkap dan membantu terima kasih
BalasHapusTerima kasih..
HapusLaporannya sudah bagus saran saya sebaiknya referensi nya dari jurnal
BalasHapusTerima kasih atas sarannya..
HapusLaporannya sudah bagus untuk tambahan pengetahuan, setelah membaca saya jadi tahu cara memeriksa boraks dengan cara sederhana. Terimakasih
BalasHapusTerima kasih..
Hapusmantap laporannya bagus
BalasHapusTerima kasih
HapusSangat membantu
BalasHapusTerima kasih
HapusLaporannya sangat bagus dan mudah untuk dipahami
BalasHapusTerima kasih bagi yg sudah komen, semoga dengan komen kalian dapat menjadikan blog ini semakin baik lagi ke depannya...
BalasHapusLaporannya sudah bagus dan mudah utk di pahami, ditunggu postingan selanjutnya
BalasHapusTerima kasih..
HapusLaporannya mudah di pahami👍👍
BalasHapusSangat mudah di pahami dan menambah referensi untuk penggunaan bahan tersebut sebagai pendeteksi boraks
BalasHapusLaporannya sangat bagus dan membuat saya jadi mengerti bahayanya kandungan boraks pada makanan...
BalasHapusLaporannya sangat bagus dan semoga bermanfaat
BalasHapusLaporannya sangat bermanfaat
BalasHapusLaporannya bagus, menambah pengetahuan dan bisa jadi referensi, bahasanya juga mudah dipahami
BalasHapusThanks atas ilmu tambahannya, semoga bermanfaat untuk masyarakat banyak🙌
BalasHapusLaporannya lengkap dan mudah di pahamii
BalasHapusLaporannya bagus, mudah dipahami dan bermanfaat
BalasHapus